Berkas Tak Memenuhi Syarat, Aceng Fikri dan Agus Supriadi Gugur di Jalur Perseorangan Pilkada Garut 2024

- 15 Mei 2024, 11:50 WIB
Petugas KPU Garut tengah memverifikasi jumlah dokumen syarat dukungan yang diserahkan pasangan balon bupati dan wakil bupati Garut dari jalur perseorangan, Aceng Fikri - Dudi Darmawan di aula kantor KPU Garut, Selasa (14/5/2024) pagi.
Petugas KPU Garut tengah memverifikasi jumlah dokumen syarat dukungan yang diserahkan pasangan balon bupati dan wakil bupati Garut dari jalur perseorangan, Aceng Fikri - Dudi Darmawan di aula kantor KPU Garut, Selasa (14/5/2024) pagi. /Kabargarut.com/Aep Hendy S

KABAR TASIKMALAYA - Niat Aceng Fikri untuk berlaga kembali di Pilkada Garut 2024 melalui jalur independen akhirnya gagal. KPU Kabupaten Garut menyatakan berkas pendaftaran mantan Bupati Garut periode 2009-2014 ini tak memenuhi syarat (TMS). Dengan demikian, pendaftaran Aceng Fikri sebagai bakal calon bupati dari jalur independen gugur.

Selain Aceng Fikri dan pasangannya, KPU Kabupaten Garut juga menyatakan dua pasangan calon perseorangan lainnya pun gugur karena sama-sama tak memenuhi syarat untuk menjadi calon bupati Garut di Pilkada Garut 2024.

Dua pasangan lain yang dinyatakan gugur selain Aceng Fikri adalah pasangan Agus Supriadi - A Miraz MS dan pasangan Agis - Salman Alfarisi. Berkas pendaftaran dua pasangan ini pun tak memenuhi syarat sehingga KPU menggugurkan pasangan ini dalam pencalonan di Pilkada Garut 2024 melalui jalur perseorangan.

Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Garut, Dedi Rosadi menyebutkan berdasarkan hasil verifikasi dengan menghitung dokumen syarat dukungan, pasangan balon Aceng Fikri - Dudi Darmawan hanya ada 98.292, Agis -  Salman Alfarisi 109.275, dan Agus Supriadi - A Miraz MS hanya 1.

Baca Juga: Aceng Fikri dan Agus Supriadi, Dua Mantan Bupati Daftar Pilkada Garut 2024 Melalui Jalur Perseorangan

Padahal sesuai ketentuan, tuturnya, setiap pasangan balon dari jalur perseorangan minimal harus mendapatkan dukungan dari 129.939. Dukungan itu pun harus tersebar di minimal 22 kecamatan dari total 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.

"Kalau secara sebaran kecamatan, memang telah memenuhi tapi dari jumlah dukungannya yang sisanya masih kurang dari 129.939 atau sebesar 6,5% dari jumlah DPT Pilkada 2024,” katanya.

Dedi menegaskan, dengan demikian tidak ada lagi kesempatan bagi ketiga pasangan balon bupati dan wakil bupati Garut yang daftar dari jalur perseorangan tersebut untuk ikut kontestasi di Pilkada 2024.

Baca Juga: Eksponen ’96 Tuntut Anggota KPU Kabupaten Tasikmalaya Dipecat, Buntut Pendaftaran Calon Perseorangan Ditolak

Halaman:

Editor: Zulkarnaen Finaldi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah