Santri Dipalak dan Dicekoki Miras, Ratusan Santri di Ciamis Geruduk Kantor Polisi

- 26 Mei 2024, 16:11 WIB
Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Santri Ciamis (ASC) mendatangi Mako Polres Ciamis, Sabtu sore. Kedatangannya itu, buntut dari aksi pemalakan dan mencekoki miras terhadap salah satu santri yang tengah meminta infak di SPBU Cijeunjing, Ciamis.
Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Santri Ciamis (ASC) mendatangi Mako Polres Ciamis, Sabtu sore. Kedatangannya itu, buntut dari aksi pemalakan dan mencekoki miras terhadap salah satu santri yang tengah meminta infak di SPBU Cijeunjing, Ciamis. /kabar-priangan.com/Agus Berrie/

KABAR TASIKMALAYA – Ratusan santri yang mengatasnamakan Aliansi Santri Ciamis mendatangi Mako Polres Ciamis, Sabtu, 25 Mei 2024 sore. Kedatangan mereka ke markas polisi ini untuk meminta agar preman yang melakukan pemalakan dan mencekoki salah seorang santri segera ditangkap.

Koordinator Aksi Aliansi Santri Ciamis (ASC), Elman Jam'an, mengungkapkan, kedatangannya itu atas dasar kejadian santri yang dipalak dan dipaksa minum miras oleh preman. "Ada salah satu santri kebetulan sedang mengambil uang infak pesantren di SPBU, lalu ada seorang preman yang langsung memalak meminta uang infaq pesantren tersebut," ungkapnya. 

Dikatakannya, kejadian pemalakan tersebut tidak hanya satu kali saja, melainkan dua kali dihari yang berbeda. "Pemalakan itu sebetulnya terjadi dua kali di SPBU Cijeungjing, setelah kejadian pada Kamis, 23 Mei 2024, besoknya, Jumat, 23 Mei siang kembali memalak lagi santri di SPBU yang sama," terangnya.

Tidak hanya memalak uang infak, terduga pelaku pun sempat mengajak santri membeli minuman keras hingga memaksa meminumnya. "Bahkan diketahui santri yang dipalak tersebut juga dibawa ke Jalan Lingkar Selatan, diajak membeli miras dan memaksa santri untuk memimun miras," paparnya. 

Baca Juga: Lingkaran Narkoba di Balik Kasus Preman Palak-Bacok Pekerja Jembatan yang Meresahkan Warga Cijunti Purwakarta

Atas dasar tersebut, sambung Elman, pihaknya bersama ratusan santri lainnya mendatangi Polres Ciamis untuk mendesak agar pelaku ditangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatannya.

"Kami pun datang ke Polres Ciamis sebagai bentuk solidaritas sesama santri Ciamis dan sekaligus memastikan preman yang memalak santri sudah ditangkap dan ditindak lanjuti secara hukum," tandasnya, dikutip dari kabar-priangan.com.

Lanjut Elman, ada beberapa tuntutan santri yang ingin disampaikan dalam aksi solidaritas santri, di antaranya menuntut penegak hukum agar premanisme di Ciamis ditindak, serta mengapresiasi pihak Kepolisian yang telah bergerak cepat menangkap pelaku pemalakan tersebut.

"Poin lainnya kami menuntut agar miras di Ciamis harus dihilangkan, bandar dan para penjual miras harus ditindak tegas, agar ciamis terbebas dari miras. Semoga pelaku dihukum setimpal perbuatanya dan menjadi efek jera bagi dia dan preman-preman lainya di Ciamis," ujarnya.

Halaman:

Editor: Zulkarnaen Finaldi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah