DPC PPP Kab Tasikmalaya Tak Melakukan Penjaringan Calon Bupati, Dipertanyakan oleh Majelis Pakar PPP

- 21 April 2024, 13:47 WIB
Majelis Pakar PPP, DR. Basuki Rahmat (kanan) dan Ketua DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin.*
Majelis Pakar PPP, DR. Basuki Rahmat (kanan) dan Ketua DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin.* /

KABAR TASIKMALAYA – Majelis Pakar DPW PPP, DR. Basuki Rahmat, M.Si mempertanyakan tidak dilakukannya proses penjaringan calon bupati/wakil bupati oleh DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya. Padahal berdasarkan intruksi dari DPW PPP Jabar, seluruh DPC diharuskan melakukan penjaringan calon bupati/wakil bupati guna menghadapi Pilkada Serentak 2024.

Basuki menjelaskan, berdasarkan Surat DPW No 344/INST/DPW/III/2024, seluruh DPC PPPdiinstruksikan segera membentuk Desk Pilkada atau tim pendaftaran dan seleksi pilkada yang bertugas membuka pendaftaran calon kepala daerah/wakil kepala daerah sekaligus melakukan seleksi, mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi, hingga seleksi integritas calon.

“Termasuk melakukan seleksi atas visi misi, fit and proper test terhadap calon. Selanjutnya, desk pilkada ini menyampaikan hasil seleksi tersebut kepada Pengurus Harian DPC. Keputusan siapa yang lolos seleksi, diambil berdasarkan Rapat Pimpinan Cabang DPC PPP,” tutur Basuki.

Baca Juga: Uu: ‘Kalau Ada Kader Struktur Partai yang Siap Maju, Kenapa Harus Buka Pendaftaran?’

Menurut Basuki, atas adanya Surat Intruksi dari DPW PPP Jabar yang ditandatangani oleh Plt. Ketua DPW Jabar, Pepep Saepul Hidayat itu, maka seluruh DPC PPP Jabar langsung melakukan penjaringan cabal calon kepala daerah secara serentak.

“Seperti di Kota Tasikmalaya, DPC PPP-nya langsung membentuk desk pilkada dan segera membuka penjaringan. Hasilnya, sekarang ini banyak yang mendaftar ke PPP, termasuk tokoh-tokoh kuat, seperti Pak Sekda, Ivan Dicksan, Dicky Chandra. Termasuk Hj Nurhayati dan Pak Uu juga konon katanya mau daftar juga,” kata Basuki.

Yang jadi pertanyaan, kata Basuki, kenapa di Kabupaten Tasikmalaya tak melakukan pendaftaran dan penjaringan bakal calon. Basuki justru mengkhawatirkan, jika PPP mengindahkan intruksi DPW PPP dengan tidak membuka pendaftaran untuk bakal calon bupati, PPP dikhawatirkan menjadi partai yang tidak prospektif di Pilkada.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tas Selempang Eiger yang Banyak Dicari dan Terlaris di Shopee Bahkan Hingga 1.1 Ribu Pembelian

“Apalagi sebelumnya, terjadi penurunan raihan kursi di legislatif pada pemilu legislatif lalu. Kalau banyak yang daftar, kan bisa terbangun opini bahwa PPP masih menjanjikan untuk rebond di pilkada,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Zulkarnaen Finaldi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah