PJ Gubernur Jabar Pantau Kondisi RSUD Sumedang Pascagempa. Bey: Terjadi Lima Kali Gempa

- 1 Januari 2024, 19:09 WIB
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin memantau langsung kondisi pasca terjadinya gempa di Kabupaten Sumedang. Pemantauan dipusatkan di RSUD.
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin memantau langsung kondisi pasca terjadinya gempa di Kabupaten Sumedang. Pemantauan dipusatkan di RSUD. /kabar-priangan.com/DOK/

KABAR TASIKMALAYA - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menyampaikan duka yang mendalam dan prihatin atas terjadinya gempa yang mengguncang Sumedang. Hal itu dikatakan oleh Bey saat memantau pasien RSUD Sumedang yang dievakuasi ke tenda darurat pascagema Sumedang, Senin, 1 Januari 2024.

“Tadi malam, kami langsung berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang, BPBD, TNI, Polri, BMKG langsung mengecek kondisi,” kata Bey, Senin 1 Januari 2024 pagi.

Ia mengatakan berdasarkan data BMKG pada hari Minggu 31 Desember 2023 telah terjadi lima kali gempa yang mengguncang Sumedang. Gempa yang episentrum di Sumedang mulai terjadi pukul 14.35 WIB, 15.38 WIB 20.34 WIB dan pukul 20.34 yang dirasakan kekuatan gempanya dan malam sekitar pukul 23.00 dan tadi subuh sekitar pukul 03.47 tapi tidak dirasakan.

“Semoga tidak lagi terjadi gempa susulan dan berdasarkan keterangan dari BMKG puncaknya terjadi tadi malam dengan M 4,8. selanjutnya hanya M 2,” kata Bey, dikutip dari kabar-priangan.com.

Baca Juga: Gempa Sumedang Menelan Korban, Anak Ketua RT di Cipameungpeuk Luka Parah Tertimpa Tiang Kayu

Pj Gubernur Bey yang memantau langsung kondisi di RSUD Sumedang menyebutkan  penanganannya sudah baik. “Pertama selamatkan dulu para pasien, tempatkan di tempat yang aman. Kami terus memantau dan kami berharap masyarakat mematuhi petunjuk petugas di lapangan. Tetap siaga selain ancaman gempa juga hujan ekstrim terjadi di Jawa Barat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan untuk penanganan darurat pascabencana gempa. “Kami serahkan bantuan tenda darurat, makanan dan dapur umum dan juga bantuan kesehatan lainnya,” katanya.

Sementara itu Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu menyebutkan terjadinya gempa di Sumedang  belum bisa diidentifikasi secara jelas aktifitas apa dan sesar apa.

Baca Juga: Movievaganza, Simak Jadwal Acara Trans 7 Senin 1 Januari 2024, Pertama Kali di Layar Kaca Ashiap Man dan Yuni

Halaman:

Editor: Zulkarnaen Finaldi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah