Muncul Ajakan Aksi Ke Mahkamah Kontitusi, Masyarakat Diminta Menahan Diri

- 20 April 2024, 22:54 WIB
Koordinator Forum Peduli Konstitusi Suryana berbicara saat menggelar konferensi pers.*
Koordinator Forum Peduli Konstitusi Suryana berbicara saat menggelar konferensi pers.* /Kabat-tasikmalaya.com/Irman S

KABAR TASIKMALAYA - Ajakan dari kelompok tertentu untuk menggelar aksi unjuk rasa di Mahkamah Konstitusi (MK) menjelang putusan sengketa Pilpres 2024 yang direncanakan diputus pada 22 April 2024 menuai reaksi.

Forum Peduli Konstitusi Tasikmalaya yang terdiri akademisi, tokoh ormas Islam, advokat dan lainnya misalnya jadi kelompok masyarakat yang mengaku merasa prihatin sekaligus khawatir dengan adanya ajakan dan himbauan tersebut.

"Kami harap masyarakat Tasikmalaya tidak perlu datang ke MK dan mempercayakan keputusan sengketa Pilpres itu kepada sembilan hakim konstitusi," kata praktisi Hukum Tasikmalaya Dr.H.N.Suryana saat menggelar konferensi pers di RS Selaras
Sabtu 20 April 2024.

Baca Juga: Dulu Diusung PBB dan PDIP, Kini Dicky Chandra Daftar di PPP Kota Tasikmalaya

Selain Suryana, tampak hadir Sekretaris PCNU Kota Tasikmalaya Abun Sulaeman, Ketua Muslimat PCNU Hj.Iis Nurhayati, sejumlah advokat dan lainnya. "Kita tidak ingin kejadian aksi usai Pilpres 2019 silam terulang lagi. Jadi saya harap semua masyarakat Tasikmalaya bisa menahan diri apalagi pelaksanaan Pileg dan Pilpres di Tasikmalaya berjalan kondusif," kata dia.

Ketika ajakan itu direspon hingga terjadi situasi panas dan ada korban jiwa, ujar dia, belum tentu ada yang bertanggung jawab.

Harusnya, jelas dia, semua menghormati putusan MK. Untuk itu ia mengajak untuk mengikuti dan hargai proses sidang yang sudah berjalan. Hakim konstitusi ketika mengambil keputusan pasti berdasarkan rasa keadilan.

Baca Juga: Uu: ‘Kalau Ada Kader Struktur Partai yang Siap Maju, Kenapa Harus Buka Pendaftaran?’

Halaman:

Editor: Irman Sukmana


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah